Buku-buku Biografi dan Autobiografi

Bagikan Artikel

Mengapa buku tentang biografi dan autobiografi itu penting? Jawabannya sederhana. Manusia adalah makhluk yang “dikutuk” untuk membuat dan mengkonsumsi cerita. Mau atau tidak, sadar atau tidak, kita—manusia—setiap harinya selalu berkisah. Setidak-tidaknya, demikianlah yang diungkap oleh Kurt Ranke (1908—1985). Dalam pandangan Ranke, bercerita adalah kebutuhan manusia untuk menerima dunia seutuhnya. Pada masa ini, kebutuhan untuk bercerita ini diakomodasi melalui unggahan di situs blog atau status di media sosial yang kita miliki.

Tapi, mengapa kita memerlukan cerita? Ada banyak jawaban yang bisa kita ajukan di hadapan pertanyaan ini. Namun, rasanya ada satu jawaban yang mendasar, yaitu kenyataan bahwa cerita baik fiksi maupun biografi adalah soal hidup itu sendiri. Kehidupan kita, dalam konteks penceritaan, selalu memiliki tiga elemen dasar: tokoh, waktu, dan tempat. Cerita hanya mungkin ada karena adanya kehidupan. Kita tidak pernah mendengar kisah-kisah dari planet Merkurius, bukan?

Nah, kali ini Perimin mencoba memilah dan memilih sembilan buku biografi dan autobiografi. Di dalam daftar pendek ini, Perimin memang menawarkan bacaan tentang kisah hidup orang-orang yang berpengaruh dalam berbagai bidang. Ada yang hidup sebagai jurnalis, sastrawan, politikus, musisi, atau orang “biasa” yang menceritakan keresahan dalam hidupnya.

1. A Cab at the Door & Midnight Oil

ISBN-13: 9780812991833

Sir Victor Sawdon Prichett, atau yang umum dikenal dengna V.S. Prichett, ialah seorang sastrawan Inggris. Karya-karyanya meliputi novel, cerita pendek, maupun ulasan yang berisi kritik sastra. Kekhasan Prichet adalah gaya penulisannya yang ironis dan caranya menggambarkan kehidupan kelas menengah Inggris dengan semarak. A Cab at the Door & Midnight Oil adalah gabungan dua autobiografinya yang terbit untuk pertama kali pada akhir 1960-an dan awal 1970-an.

2. A House in the Sky

ISBN-13: 9781451645613

Buku yang dinominasikan dalam berbagai penghargaan ini adalah kisah Amanda Lindhout. Pada Agustus 2008, Amanda turut dalam rombongan yang diculik dan ditahan para ekstremis di selatan Somalia. Dalam A House in the Sky, Amanda membagikan kisah hidupnya, dari kanak-kanak hingga pengalamannya disekap di Somalia. Pengalamannya menjadi sandera selama 460 hari membawa inspirasi tentang strategi bertahan hidup, menjadi tabah, dan berani berpegang pada harapan.

Baca Juga :  Anak Aktif Dan Kreatif - Rekomendasi Buku Anak

3. A Promised Land

ISBN-13: 9781524763169

Buku yang ditulis mantan presiden AS kulit hitam pertama ini berkisah dengan indah. Barrack Obama secara luar biasa intim dan retrospektif berkisah tentang dirinya. Ia seolah bertaruh dengan sejarah dan keyakinannya sendiri. Pada akhirnya, autobiografi ini adalah tentang keyakinan Obama, bahwa demokrasi bukan semata-mata hadiah dari tempat yang luhur, tapi juga sesuatu yang didasarkan pada empati dan pemahaman bersama yang dibangun dari hari ke hari.

4. Belonging: A German Reckons with History and Home

ISBN-13: 9781476796635

Belonging: A German Reckons with History and Home adalah karya Nora Krug yang memesona. Ia lahir di Karlsruhe pada 1977, beberapa dekade setelah jatuhnya rezim Nazi. Meskipun kemudian tumbuh dan tinggal di New York, ia ingin melacak latar belakang dan sejarah dirinya, lebih tepatnya, keluarganya dalam satu kejadian paling mencengangkan di paruh pertama abad ke-20: Holocaust. Dirangkai dengan megagumkan, buku ini meleburkan batasan antara karya yang didasarkan pada teks dan visual.

5. I Think Therefore I Play

ISBN-13: 9781909430167

Andrea Pirlo, pesepak bola legenda AC Milan dan Juventus ini, memang seperti anggur tua: elegan namun memabukkan. Penampilannya di atas lapangan hijau menjelaskan dua kata itu. Ia tidak banyak bicara, ekspresinya datar, namun umpan-umpan dan eksekusi bola-bola matinya mematikan lawan. Dalam autobiografi ini, Pirlo menyingkap sisi lainnya: humor receh dan keisengan. Selain itu, Pirlo juga mengungkapkan bahwa sepak bola modern adalah olah raga yang lebih mengedepankan ketajaman inteligensi alih-alih kekuatan dan kecepatan fisik.

6. I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki

ISBN-13: 9781526650863

Buku ini ditata sedemikian rupa sehingga berbentuk dialog antara penulis, Baek Sehee, dan psikiaternya. Buku ini bisa dibilang sebagian adalah memoar dan sebagian lainnya adalah buku self-help. Ditulis secara intim dan jujur, I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki menawarkan kedalaman reflektif tentang menjalani hidup dalam gelapnya lorong keputusasaan. Buku ini barangkali cocok bagi mereka yang selama ini merasa sendirian dan putus asa. Setidak-tidaknya, mereka bisa menyadari bahwa sesungguhnya mereka tidaklah sendirian.

Baca Juga :  Psychology of Money: Pelajaran Berharga demi Kestabilan Masa Depan

7. Managing My Life: My Autobiography

ISBN-13: 9781473657618

Penggemar sepak bola mana yang tidak tahu siapakah Sir Alex Ferguson? Semua tahu siapa dan prestasi Fergie di dunia sepak bola. Di penghujung abad ke-20, Fergie membawa Manchester United (MU), klub sepak bola paling glamor dan bergelimang prestasi waktu itu, memenangi gelar treble winner. Autobiografi ini berkisah tentang awal mula karir sepak bola Sir Alex hingga masa 2000 saat ia memimpin MU ke puncak sepak bola di level klub.

8. Prozac Nation: Young and Depressed in America

ISBN-13: 9780544960091

Prozac Nation adalah sebuah memoar yang ditulis oleh almarhum Elizabeth Wurtzel, penulis, jurnalis, dan pengacara Amerika Serikat. Memoar pengakuan Elizabeth ini terbit pertama kali pada 1994. Dalam buku ini, Elizabeth menggambarkan depresi dan kegagalan membangun karakter diri yang dialaminya saat menyelesaikan kuliah dan bekerja sebagai penulis. Ini adalah kisah tentang melewati masa-masa sulit. Buku ini diadaptasi menjadi film layar lebar pada 2001.

9. The Storyteller: Tales of Life and Music

ISBN-13: 9780063076099

Buku ini ditulis oleh Dave Grohl sendiri. Iya, Dave yang juga pemain drum Nirvana dan pentolan Foo Fighters itu. Dave adalah pencatat yang tekun. Ia bisa saja melakukan wawancara untuk kemudian meminta orang lain membuat buku tentang dirinya. Lalu, tinggal tempel foto wajahnya di sampul muka dan buku biografi itu akan laris. Dave memilih jalan lain. Ia membagikan catatannya, mulai dari persona seorang bocah dari Springfield yang bermimpi menjadi seorang musisi. Selain itu, Dave juga membagikan kenangan dan kegembiraan yang dimilikinya.

***

Nah, demikianlah rekomendasi sembilan biografi dan autobiografi dari Perimin. Semoga, rekomendasi buku-buku dari Perimin ini bisa membantu Bibliobesties semua belajar dari kisah kehidupan orang-orang yang berpengaruh. Sebab, dalam hidup ini, kita butuh contoh dari orang lain yang barangkali akan membawa inspirasi dan harapan baik dalam hidup kita sendiri.

 Salam!