Think Again: Sukacita Berbuat Keliru

Bagikan Artikel
Think Again

“Sudah saya jelaskan bahwa melakukan kesalahan tidak selalu hal yang buruk. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa kita telah belajar hal baru–dan penemuan itu bisa menjadi hal yang menyenangkan.”

Adam Grant, Think Again (h. 58)

Apa yang kita yakini sering kali kita bangun berdasarkan prediksi atau asumsi kita sendiri. Adam Grant, seorang psikolog, memberi contoh yang bagus dalam Think Again (2021). Suatu kali, Adam bersama istrinya menebak bahwa saudara yang sedang mengandung akan melahirkan bayi laki-laki. Adam dan istrinya memberi tahu putra mereka bahwa akan mempunyai sepupu laki-laki. Beberapa minggu sesudahnya, diketahui bahwa si calon bayi adalah perempuan. Mengetahui hal itu, putra Adam menangis. Saat ditanya, si putra menjawab, “Aku menangis karena kita keliru, bayi yang akan lahir adalah perempuan, bukannya laki-laki!”

Dari pengalaman ini, Adam belajar bahwa di dalam diri kita, ada semacam diktator mini yang menentukan apa yang kita percayai. Adam meminjam gagasan seorang sosiolog, Muray Davis, yang berpendapat bahwa segala macam gagasan dapat bertahan dalam diri kita bukan karena gagasan tersebut pertama-tama benar. Sebaliknya, gagasan itu bertahan karena sifatnya yang menarik hati. Diktator mini dalam diri kita ini akan bertahan dengan segala cara jika keyakinan terdalam yang kita miliki terancam.

Dari perjumpaan dengan Daniel Kahneman, Adam belajar soal sukacita membuat kekeliruan (the joy of being wrong). Danny—sapaan akrab Daniel Kahneman—sering kali menemukan bahwa riset-riset yang dibuatnya dikoreksi oleh para kolega melalui riset-riset yang lebih mutakhir. Bukannya kesal, Danny justru bersemangat dan tergugah ketika menemukan bahwa dirinya telah membuat kekeliruan. Satu pertanyaan untuk kita semua:

Pernahkah kita berbuat kekeliruan dan bersyukur atasnya? Sebab, tidak jarang dengan berbuat keliru, kita belajar hal baru?

Dan, bukankah mempelajari hal baru biasanya menyenangkan?

Tabik,
Periplus

Baca Juga :  Olimpiade Tokyo 2020: Dari Hobi, Mendatangkan Prestasi

Get this book (US Version)
Get this book (UK Version)