Bali Today: Sisi Lain Pulau Dewata

0
Share

Bagi sebagian besar pelancong, citra Pulau Dewata kerap kali diidentikkan dengan lanskap pantai yang memesona, resor mewah, serta rangkaian ritual adat yang eksotis. Namun, keindahan di permukaan tersebut sering kali mengaburkan dinamika sosial yang sesungguhnya terjadi di akar rumput masyarakat lokal. Jika BiblioBesties sedang mencari literatur yang jujur dan tanpa filter mengenai realitas kebudayaan setempat, buku Bali Today!: In Search of the “Real Bali menjadi salah satu pilihan books about Bali yang paling wajib masuk daftar bacaan Anda tahun ini.

9780804859486 Bali Today Book About Bali

Bali Today: In Search of the “Real Bali” – Stories and Essays about Sex, Religion, Love, Family, Tourism and Village Life

ISBN-13: 9780804859486

Buku ini merupakan kurasi berharga yang mengumpulkan lebih dari 100 esai dan cerita yang awalnya tayang di kolom English Corner pada harian Bali Post. Melalui goresan pena Jean Couteau, seorang pakar kebudayaan yang telah mengamati denyut nadi Bali selama lebih dari 40 tahun, kita diajak melihat potret kehidupan desa yang apa adanya. Tulisan Couteau menyoroti ketegangan emosional, ritual pacaran, dinamika keluarga, seksualitas, hingga benturan budaya yang tak terhindarkan antara tradisi kuno dengan tuntutan era modernisasi pariwisata global.

Bali yang sesungguhnya bukan sekadar pantai indah, upacara sakral, atau keramaian pasar seni, melainkan kehidupan sehari-hari yang penuh warna, ironi, dan kejutan tersembunyi di balik kesederhanaannya. Dari bangku kayu sederhana di warung Ibu Somprong, Jean Couteau, seorang penulis Prancis yang lama menetap di Bali, mengamati denyut kehidupan desa Bali dengan mata yang jeli, hangat, sekaligus nakal. Lebih dari 100 esai yang ditulisnya mengajak pembaca menyelami ritual percintaan ala Bali, dinamika keluarga, kehidupan beragama, serta tarik-menarik antara tradisi dan arus pariwisata global yang tak terbendung. Dengan gaya bertutur yang mengalir, jenaka, dan kadang filosofis, khas seorang Prancis yang tak bisa lepas dari urusan hati, Couteau mempertanyakan hal-hal yang jarang terpikirkan: apakah cinta kosmik kini perlahan tergeser oleh seks global? Setiap esai terasa seperti percakapan santai yang tiba-tiba membuat pembaca berhenti dan berpikir. Kehangatan tulisannya semakin hidup berkat ilustrasi jenaka dari Wayan Sadha, salah satu kartunis paling dicintai di Bali, yang memperkuat nuansa lokal dengan sentuhan humor yang segar dan otentik. Buku ini menjadi panduan tak biasa untuk memahami Bali secara lebih dalam, bukan Bali versi brosur wisata, melainkan Bali yang sesungguhnya, lengkap dengan segala kerumitan dan pesonanya. Dilengkapi dengan pengantar dari dua penulis terkemuka tentang Indonesia, karya ini adalah bacaan wajib bagi siapa pun yang ingin benar-benar mengenal Pulau Dewata.

Kekuatan narasi komparatif dalam buku ini kian kaya berkat kolaborasi erat dengan suara-suara lokal dan asing lainnya, seperti Wayan Sadha, Benito Lopulalan, hingga Usadi Wiryatnaya. Selain itu, buku ini diperindah dengan ilustrasi karikatur jenaka dari tangan Wayan Sadha, salah satu kartunis paling dicintai di Bali, serta diberi kata pengantar khusus oleh dua tokoh literasi terkemuka, Goenawan Mohamad dan Made Wijaya.