Rekomendasi Buku Anak: NG KiDS ALMANAC 2023

Bagikan Artikel
Almanat National Geographic Kids 2023

Pada paruh kedua Mei 2022, telah hadir National Geographic (NG) KiDS ALMANAC 2023 di outlet Periplus baik luring maupun daring. Buku ini layak dijadikan rekomendasi buku anak paling mujarab. Di dalam “buku pintar” setebal 368 halaman ini, kita dengan mudah menemukan fakta-fakta dan informasi paling up-to-date menyongsong tahun 2023 untuk anak-anak kita.

Kepada kita disajikan ragam informasi yang ditata menjadi delapan bagian, mulai dari eksplorasi, budaya, sains-teknologi, sejarah, hingga hal-hal apa saja yang membuat kita bahagia. Para penulis untuk buku ini juga bukan orang sembarangan. Semua penulisnya adalah ahli dan ilmuwan di beragam bidang. Bahkan, tidak jarang yang memiliki gelar Doktor, lho!

Nah, untuk mengobati rasa penasaran, berikut ini ada sedikit bocoran tentang NG KiDS ALMANAC 2023, hanya untuk BiblioBestie Periplus. Buat BiblioBestie, tentu kami berikan rekomendasi buku anak terbaik, dong.

Batu akik berwajah Cookie Monster

Bagi mereka yang akrab dengan serial Sesame Street, tentunya sudah familiar pula dengan karakter-karakter di sana. Di Sesame Street, kita bisa bertemu dengan Ernie dan Bert, Grover, Oscar yang tinggal di tong sampah, Elmo, Kermit, Big Bird, atau Gina, Gordon, Luis, dan Maria. Tapi, ada satu tokoh boneka monster berwarna biru yang gemar sekali makan kukis. Betul! Dia adalah Cookie Monster!

Tapi, ada fakta menarik terkait dengan Cookie Monster. Para ilmuwan terkejut sekaligus geli saat menemukan sebuah batu akik yang ketika dibelah penampangnya mirip dengan wajah Cookie Moster. Batu akik langka ini sendiri ditemukan di wilayah Rio Grande do Sul, wilayah selatan Brasil.

Batu ini sendiri dimiliki oleh kolektor batu mineral, Mike Bowers, yang tinggal di California, Amerika Serikat. Bowers sendiri membeli batu akik ini dari penjual batu permata asal Brasil, Lucas Fassari pada November 2021. Menurut para ahli, jenis batu akik yang menyerupai wajah Cookie Monster ini adalah jenis batu kuarsa yang terbentuk dari kristal silicon dioksida yang berkembang dalam rongga batuan vulkanik.

Mike Bowers berencana menyimpan batu akik unik ini. Meskipun, dia tidak menutup kemungkinan seandainya batu ini berpindah tangan ke kolektor batu unik lainnya atau justru disimpan dalam musem batu dan permata. Para ahli batuan juga memperkirakan harga batu unik ini sekitar US $10,000 (setara dengan Rp 147 juta). Bayangkan, berapa truk kukis yang bisa dibeli dengan uang sebanyak itu!

Baca Juga :  "How To Avoid A Climate Disaster" karya Bill Gates: Saat Ahli Peranti Lunak Bicara Iklim

Badai punya nama di Amerika Serikat

Kita di Indonesia mungkin tidak terlalu menganggap bahaya hujan badai. Tapi, kawan dan saudara kita yang tinggal di benua Amerika, khususnya di wilayah Amerika Serikat, sudah terbiasa berhadapan dengan beragam badai. Badai ini sendiri memiliki sebutan yang bermacam-macam. Sementara orang-orang di Indonesia menyebut badai dengan nama “angin ribut”, orang-orang di Amerika Serikat menyebutnya dengan istilah “siklon”, atau cyclone dalam bahasa Inggris.

Nah, “siklon” yang berkekuatan besar umumnya disebut dengan istilah “hurikan”, atau hurricane dalam bahasa Inggris, oleh orang-orang yang tinggal di dekat Samudra Atlantik dan sebagian yang tinggal di wilayah Samudra Pasifik. Orang-orang yang tinggal di sebelah barat Samudra Pasifik punya sebutan lain lagi. Mereka menyebut hurikan sebagai “taifun”, atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai typhoons.

Namun begitu, apa pun namanya, badai terbentuk ketika udara lembap yang hangat dari laut naik. Akibatnya, udara yang lebih dingin yang berada di sekitarnya menjadi seolah-oleh terhisap oleh udara yang lebih hangat ini. Udara hangat yang berkumpul kemudian menguap naik membentuk awan yang berputar seiring dengan rotasi Bumi. Ketika kumpulan awan yang berputar ini bertemu dengan uap air hangat yang cukup yang ada di atmosfer Bumi, maka terjadilah badai. Semakin hangat dan banyak uap air yang terkumpul, maka semakin besar pula badai yang terjadi.

Masyarakat Amerika Serikat mengenal nama-nama badai hurikan Atlantik. Nama-nama itu dibuat oleh National Hurricane Center bersama dengan Central Pacific Hurricane Center. Kedua lembaga ini telah menetapkan nama-nama badai selama enam tahun yang huruf awalnya diambil dari 21 abjad dalam alfabet. Jadi, setiap tahun ada 21 nama badai yang diambil berselang-seling dari nama-nama laki-laki dan perempuan. Setiap enam tahun, nama-nama badai itu akan dipakai kembali. Nama badai akan dipensiunkan saat menyebabkan kerusakan besar atau korban meninggal yang banyak.

Untuk tahun 2023, nama-nama badai Atlantis adalah sebagai berikut:

ArleneHaroldOphelia
BretIdaliaPhilippe
CindyJoseRina
DonKatiaSean
EmilyLeeTammy
FranklinMargotVince
GertNigelWhitney

Tentang tangan kiri dan kanan

Baca Juga :  Festival Buku Bootopia Oktober 2021

Menurut penelitian, para ahli menemukan fakta bahwa 9 dari 10 orang di dunia ini membuka halaman buku, menggunakan pensil, atau menangkap bola kasti menggunakan tangan kanan. Ya, benar! Sembilan puluh persen populasi manusia adalah kinan. Kinan sendiri adalah antonim dari kidal. Orang-orang kinan lebih sering menggunakan tangan kanan dalam kehidupan harian. Sebaliknya, orang-orang kidal lebih sering menggunakan tangan kiri dalam hidup harian mereka. Nah, pernahkah kamu membayangkan membuat tanda tangan menggunakan tangan yang bukan tangan dominanmu? Pasti sulit, bukan?

Namun, pernahkah terbayang mengapa menggunakan tangan yang bukan tangan dominan kita itu begitu sulit? Nah, menurut para ahli, kebiasaan menggunakan tangan dominan itu umumnya diturunkan dari orang tua kepada anak-anak mereka. Kebiasaan ini bisa diturunkan, sama seperti sifat fisik kita, misalnya warna dan jenis rambut, warna iris mata, atau lesung pipi. Bahkan, para ahli menemukan fakta bahwa kenyataan para kinan disbanding kidal memiliki rasio 9:1 juga muncul sejak sebelum Homo sapiens ada di muka bumi.

Dominasi sisi tubuh kanan-kiri ini oleh penelitian para ahli menandakan bahwa otak manusia terdiri dari dua bagian simetris bersebelahan. Secara ilmiah, pada 90% populasi, sisi otak kirilah yang memproses bahasa. Ini membuat 90% populasi adalah kinan. Sementara itu, hanya 10% populasi yang di otak sisi sebelah kanan kemampuan berbahasa diproses. Orang-orang inilah yang kita kenal sebagai kidal.

Nah, dari penemuan ilmiah ini, para ilmuwan menduga bahwa sisi tangan mana yang dominan  terhubung dengan kemampuan berbahasa. Meskipun demikian, para ilmuwan juga menduga bahwa mata, kaki, dan telinga manusia juga memiliki sisi dominan. Akan tetapi, para ilmuwan juga belum semuanya menemukan keyakinan penyebab dari fakta ini. Para ilmuwan saat ini hanya bisa menyimpulkan bahwa otak manusia menyimpan begitu banyak misteri yang belum terpecahkan.

***

Nah, itulah tadi rekomendasi buku anak untuk BiblioBestie terbaik semua: NG KiDS ALMANAC 2023. Masih ada ratusan lagi fakta-fakta dan informasi menarik yang cocok untuk bacaan liburan sekolah anak-anak. Jadi, tunggu apa lagi? Buku penuh ilmu dan pengetahuan yang dikemas secara menyenangkan dan cocok untuk anak berusia 6—14 tahun ini sangat layak mengisi rak buku di rumah atau sekolah Anda!