“How To Avoid A Climate Disaster” karya Bill Gates: Saat Ahli Peranti Lunak Bicara Iklim

Bagikan Artikel

Buku karya Bill Gates menjadi suguhan mendalam bagi para environmentalis atau setidaknya mereka yang memiliki hati untuk merawat bumi. Tidak harus ahli dalam energi atau perubahan iklim untuk membaca buku ini.

Siapa sangka seorang ahli peranti lunak berbicara soal alam? Semenjak perjalanannya ke beberapa negara “dengan-upah-rendah” pada 2000 silam, muncul dalam benaknya, pertanyaan: “Mengapa begitu gelap di luar sana? Di manakah pendar cahaya seperti yang saya lihat saat di New York, Paris, atau Beijing?”

Dari sinilah, passion Gates terproyeksi menjadi mission kala dia menyadari tidak semua orang mendapatkan akses ke energi (listrik).

Buku ini bukan karya ilmiah yang dijadikan rujukan wajib mata kuliah. Buku ini berisi aspirasi. Sekaligus, keyakinan bahwa perkara energi dan perubahan iklim bisa diatasi.

Menarik! Per aspera ad astra. Bak melalui gulita untuk mencapai bintang cemerlang, Gates meyakinkan tahap demi tahapnya. Gates mengajak kita: pejabat publik, pengusaha, CEO Start-up, para influencer, sampai orang-orang yang teramat sibuk, untuk bersama melakukan sesuatu sebelum terjadi bencana iklim.

Baca Juga :  Selisik Buku: Think Like a Monk