Inspirasi Musim Semi

Bagikan Artikel
Periplus Inspirasi Musim Semi

Pada 1725, untuk pertama kalinya Antonio Vivaldi menyajikan rangkaian 12 konserto Il cimento dell’armonia e dell’inventione sebagai Opus 8 (dalam musikologi, opus 8 berarti karya nomor kedelapan). Dari 12  konsertonya, 4 konserto pada bagian awal lebih dikenal dengan Four Seasons atau Konserto Empat Musim, La Primavera (Musim Semi), L’estate (Musim Panas), L’autunno (Musim Gugur), dan L’inverno (Musim Dingin). Andai kala itu sudah ada Spotify, tentunya gerakan pertama pada konserto Musim Semi ini sudah dimasukan ke dalam playlist favorit Raja Louis XV.

Aransir solo biola pada Musim Semi ini diawali dengan kombinasi nada-nada catchy; menarik dan begitu mudah diingat. Boleh dikata seperti Cello Suite No. 1 in G Major milik Johann Sebastian Bach yang pernah jadi soundtrack sebuah produk pasta gigi. Semenarik juga, seperti seorang pemain gitar yang memetik intro lagu Sweet Child O’ Mine. Kehangatan dan kelincahan melodi Spring milik Vivaldi ini mampu menyihir penonton atau pendengar untuk duduk tenang dan tersenyum, seolah-olah sedang disapa dengan begitu ramahnya.

Musim Semi sendiri menjadi simbol atas kehidupan baru. Beberapa kebudayaan lebih akrab mengenalnya dengan, Musim Bunga. Sebab, siang menjadi lebih panjang daripada biasanya sehingga panas matahari pun mengundang bunga-bunga segera bermekaran setelah sekian minggu berbalut musim dingin. Tak heran jika selama musim semi, beberapa negara, salah satunya Jepang turut merayakan festival musim semi secara khusu; seperti Festial Aoi, Bunkyo Tsutsuji Matsuri dengan mekarnya bunga Azalea, dan Hana Matsuri saat orang-orang memilih piknik di bawah pohon sakura pink cantik. Masyarakat Korea juga menikmati mekarnya sakura di daerah Jinhae. Dipanggilnya, Jinhae Cherry Blossom. Di Jerman, para penduduk pun merayakan musim semi dengan sebutan Frühlingsfest sebagai bentuk dari kebebasan berekspresi. Tak kalah menariknya, di bagian belahan selatan, para warga Canberra pun menikmati indahnya musim semi dalam perayaan Festival Bunga Floriade. Menyenangkan dan tentunya, mengundang inspirasi!

Baca Juga :  Buku Hobi dan Hiburan MYS 2022

Keriaan musim ini turut menginspirasi Periplus untuk mengadakan program promo bulanan dengan tajuk Inspiring Spring. Mekarnya bunga dalam warna-warninya dan keharuman yang beraneka rupa ini menjadi momen inpsiratif seperti habis gelap terbitlah terang. Kesiapan diri meyambut terang yang lebih panjang untuk merayakan hidup adalah salah satu hal yang patut disyukuri dan dirayakan dalam suasana optimisme. Semoga saja, menjadi optimisme dan harapan kita semua untuk segera lepas dari balutan dinginnya pandemi yang berkepanjangan dan bergelombang ini.