
Bibliobesties pasti pernah menunggu buku terbaru dari penulis yang digemari. Sebagai pecinta buku, kita tentu menunggu karya baru dari para penulis seperti R.F. Kuang, Stephen King, Yuval Noah Harari, dan Mel Robbins. Sejak jauh-jauh hari, kita sudah menandai kalender begitu tahu tanggal perkiraan buku-buku yang sedang mereka siapkan untuk dirilis. Media sosial dan forum kutu buku tentu sudah ramai memperbincangkan buku baru yang sudah dinanti para pembaca.
Ada banyak buku yang sebenarnya sudah ditunggu, bahkan sebelum terbit. Dalam situasi ini, proses membaca berlangsung lebih panjang. Proses membaca bahkan dimulai sejak Bibliobesties menerima informasi kapan buku baru penulis yang diikutinya bakal tersedia di pasaran. Pembaca yang serius biasanya mengingat judul buku yang akan terbit. Ia juga akan mencari tahu seperti apa sampulnya. Bahkan, sejak saat itu ia sudah membayangkan bagaimana buku tersebut berada di meja atau kursi bacanya.
Memahami Konsep Pre-Order Buku di Periplus.com?
Atas kesadaran inilah industri buku menghadirkan konsep Pre-Order (prapesan). Melalui layanan ini, seorang Bibliobestie bisa memesan buku sebelum terbit dan tersedia di toko buku. Ide yang diusung layanan ini sebenarnya sederhana: pelanggan dapat mengamankan pesanan buku yang didambakannya. Ia tidak perlu lagi was-was tidak mendapatkan buku yang sudah dinantikan pada hari pertama tersedia di toko buku. Kesempatan pelanggan untuk mendapatkan buku lebih awal—ia tidak perlu berebut stok dengan pelanggan lain— inilah yang menjadi dasar layanan Pre-Order.
Layanan Pre-Order memiliki cara kerja yang jelas berbeda dari buku-buku yang tersedia di toko buku (ready stock). Jika buku sudah tersedia di toko, baik daring maupun luring, pelanggan cukup datang saja ke toko untuk membeli buku. Mereka yang datang ke toko luring bisa langsung mendapatkan buku yang diinginkan setelah melakukan transaksi. Mereka yang berbelanja di toko daring memang harus menunggu buku dikirimkan terlebih dahulu. Namun, untuk layanan Pre-Order, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Bibliobesties, yaitu: menunggu jadwal rilis, ketersediaan dari penerbit internasional, proses distribusi antarnegara, hingga akhirnya bisa sampai kepada pelanggan.
Memahami Publish Date dan Waktu Kedatangan Buku
Memesan buku melalui layanan Pre-Order jelas membutuhkan kesabaran ekstra. Namun demikian, ada satu hal lagi yang sangat penting yang harus diperhatikan oleh Bibliobesties. Ya, hal itu adalah publish date atau tanggal terbit. Publish date ini bukan melulu perkara administratif. Para penerbit telah menentukan jadwal resmi kapan buku terbaru dari seorang pengarang bisa diterbitkan. Toko buku yang menjual buku-buku baru tersebut harus menghormati tanggal terbit yang telah ditetapkan oleh penerbit.
Sebagai toko buku terpercaya, Periplus.com menghormati tanggal terbit yang merupakan jadwal resmi yang perlu dihormati dari penerbit. Hal ini sungguh diperhatikan karena kepercayaan penerbit menjadi salah satu pusat dari industri buku. Sebab, hanya melalui kepercayaan inilah Bibliobesties mendapatkan akses terhadap buku-buku impor terbaru secara resmi, terkurasi, dan terjamin mutu serta keasliannya. Terkait dengan tanggal terbit, ada satu hal lagi yang tak kalah penting. Tanggal terbit belum tentu sama dengan tanggal pesanan diterima oleh pelanggan yang berbelanja secara daring. Hal ini sebenarnya wajar, mengingat lebih banyak waktu yang diperlukan untuk memproses pesanan daring.
Buku-buku di Periplus.com, misalnya harus melewati proses alokasi stok, setelah sampai di gudang pusat. Maka, Bibliobesties perlu dengan cermat memperhatikan informasi buku yang akan dipesan melalui layanan Pre-Order. Perhatikan judul, penulis, kode ISBN, format buku, penerbit, harga, tanggal terbit, hingga estimasi waktu pengiriman. Dengan demikian, pelanggan yang menggunakan layanan Pre-Order tidak kecewa jika buku yang dipesannya berbeda dengan yang dibayangkan.
Mengapa Informasi Buku Pre-Order Bisa Berubah?
Satu catatan lagi yang tidak kalah penting adalah menyadari bahwa buku dalam layanan Pre-Order masih berada dalam proses pembaruan dari penerbit. Dengan demikian, beberapa informasi dapat berubah secara tiba-tiba. Tanggal terbit buku tersebut bisa saja bergeser. Sampul dan perwajahan buku bisa saja diperbarui, mulai dari desain kover, tipografi, warna, hingga detail visual lain dari penerbit. Atau, bisa jadi, format dan ketersediaan buku baru dari penulis kesayangan perlu menyesuaikan data dari penerbit. Kita juga perlu menyadari bahwa buku baru yang tersedia dalam layanan Pre-Order tidak hanya diharapkan oleh para pembaca di Indonesia saja. Buku-buku tersebut juga diharapkan dapat diakses oleh para pembaca di Eropa, Amerika, Afrika, dan Australia. Artinya, sebelum buku sampai ke meja seorang pembaca, ada proses “tarik-menarik” kebutuhan secara global. Buku yang sedang kita pesan melalui layanan Pre-Order juga dinantikan oleh pembaca di belahan Bumi yang lain.
***
Meskipun layanan Pre-Order terkesan lebih ruwet dari proses membeli buku ready stock, Periplus.com tentu menyediakan nilai tambah. Buku-buku dalam layanan Pre-Order umumnya ditawarkan dengan harga khusus. Hal ini tentu saja dilakukan agar Bibliobesties berkesempatan mendapatkan buku terbaru sejak tersedia di toko buku. Pada akhirnya, layanan Pre-Order adalah cara untuk menjadi lebih dekat dengan buku yang sedang dinanti.
Ini adalah sebuah awal perjalanan literasi yang panjang. Sekarang, kita semua tahu bahwa ada jalur pasok yang panjang, bahkan sebelum buku terbitan penerbit internasional sampai di meja baca kita. Namun, inilah kenyataannya. Melakukan Pre-Order bukan lagi sebatas menunggu buku yang dinanti datang ke meja baca. Membaca ternyata tidak melulu diawali dengan membuka halaman pertama buku yang sudah dibeli. Nah, Bibliobesties, tepat di sinilah Pre-Order menjadi seni menunggu buku, karena jauh sebelum dimiliki buku yang dinanti sudah hidup di benak pembacanya.
Jika Bibliobesties hendak membaca mengenai layanan-layanan Periplus lainnya, baca di sini!
