Jigsaw Puzzle: Sekilas Sejarah Perkembangannya

Bagikan Artikel
image: Periplus Jigsaw

Jigsaw puzzle adalah permainan yang bisa dimainkan semua umur. Mulai dari anak-anak prasekolah, remaja, orang dewasa, hingga mereka yang sudah lanjut usia tidak ada yang menolak jika diajak bermain.

Permainan ini sangatlah menantang. Sebenarnya, tugas pemainnya sederhana: menyusun kepingan-kepingan kecil gambar menjadi sebuah gambar besar yang utuh. Namun, tantangan para pemain tidaklah mudah. mereka harus menyusun ratusan atau

Adalah John Spilsbury (1739—1769), seorang pembuat peta sekaligus pemahat asal Inggris, yang pertama kali membuat jigsaw puzzle. Awal mulanya, Spilsbury membuat peta dan memotong bagian-bagiannya berdasarkan garis batas wilayah suatu tempat atau negara.

image: Periplus John Spilsbury
John Spilsbur (1739—1769)

Ia kemudian memberikan karyanya untuk keperluan anak-anak sekolah. Hal ini dilakukan demi membantu pelajaran geografi anak-anak itu. Spilsbury membuat delapan seri puzzle peta: Eropa, Asia, Afrika, Amerika, Inggris, Wales, Skotlandia, dan Dunia. Ini semua berlangsung pada sekitar 1767. Gagasan Spilsbury ini kemudian berkembang luas—terutama pada masa 1800-an—dan diterapkan juga untuk gambar-gambar lain yang sifatnya edukatif. Lukisan dongeng atau lagu-lagu anak, gambar kapal atau kereta api, maupun karya lukis yang bernuansa religius mulai dibuat dalam bentuk jigsaw puzzle.

image: Periplus Jigsaw
Salah satu jigsaw yang pernah dibuat oleh John Spilsbury. (sumber: jigsawpuzzles.weebly.com)

Pada mulanya, permainan ini sendiri belum disebut sebagai jigsaw puzzle. Orang-orang Inggris pada 1800-an menyebut permainan ini sebagai dissected picture—gambar yang dipotong-potong. Baru pada perkembangan kemudian, orang-orang menyebut permainan ini sebagai jigsaw puzzle. Kata “jigsaw” sendiri merujuk pada jenis gergaji khusus yang digunakan untuk memotong-motong kepingan puzzle sehingga memiliki bentuk yang khas.

Permainan ini mulanya dianggap hanya untuk anak-anak. Tentu saja, hal ini tidak lepas dari sejarah awal Spilsbury yang memotong-motong peta untuk membantu anak-anak Inggris belajar geografi. Ketertarikan minat orang-orang dewasa pada jigsaw puzzle mulai tumbuh pada sekitar 1900—1908 di Amerika Serikat. Baru kemudian, pada 1930-an, permainan ini menjadi sangat populer, khususnya di daratan Amerika Serikat.

Baca Juga :  Manfaat Bermain Jigsaw Puzzle (Bagian 1)

Hingga sekarang, permainan ini sudah menjadi permainan untuk semua umur. Permainan ini juga dimainkan tidak hanya dalam konteks edukatif. Tema gambar yang menghiasi permainan juga telah menjadi sangat bervariasi, mulai dari foto pemandangan, lukisan terkenal, hingga hewan prasejarah. Tidak jarang pula orang menjadikan permainan ini sebagai sarana rekreasi sekaligus terapi.

Buy Now !!!