Tips agar Tidak Bosan Membaca di Rumah

Bagikan Artikel
image: ilustrasi membaca/medium.com
(Ilustrasi Membaca/medium.com)

Pengalaman membaca tentu menjadi kesenangan tersendiri bagi para pecinta buku. Berdasarkan data riset dari gerbangjakarta.postkota.co.id, orang Indonesia rata-rata hanya menghabiskan 1 jam 36 menit untuk membaca setiap hari. Sedangkan untuk jumlah buku yang dibaca mencapai 2-3 buku per 3 bulannya. Jumlah ini tergolong sedikit bila mengingat standart baca dari UNESCO sekitar 4-6 jam/hari.

Nah, biasanya nih hampir kebanyakan pecinta buku yang boleh dibilang mendekati standart baca UNESCO 3-4 jam/hari. Bahkan ada juga yang bisa menghabiskan beberapa buku hanya dalam waktu satu bulan. Lantas, bagaimana sih supaya kita bisa tetap betah membaca buku tanpa merasa “kelelahan” yang berujung pada mangkraknya buku tersebut? Simak ulasannya berikut ini,

Perjelas Dulu Tujuanmu Membaca

Rasa bosan yang kita alami, bisa jadi muncul ketika kita merasa “terpaksa” untuk membaca buku itu, atau hanya sebagai tugas skripsi misalnya. Kita perlu menggali lebih dalam, apa tujuan kita membaca buku ini? apakah untuk kesenangan kita? untuk tugas? ataukah untuk mengisi waktu luang kita?

Dengan memperjelas tujuan membaca kita, kita tentu bisa lebih fokus ketika membaca. Karena motivasi kita sudah jelas, tujuan kita juga jelas. Memperjelas tujuan membaca kita akan membuat kita merasa termotivasi untuk menyelesaikan buku yang sedang kita baca.

Relaksasi itu Penting

Kadangkala kita memaksakan untuk “harus selesai satu buku” atau “membaca sekali habis”, hal ini sih boleh-boleh saja kita lakukan asalkan memang ada maksudnya. Misalnya untuk mereview daftar pustaka buku, beberapa buku mungkin perlu kita baca dalam waktu singkat supaya kita bisa merangkum isinya.

Nah, kecuali kita dihadapkan dengan kebutuhan tertentu, saya rasa kita bisa relaksasi dahulu bila disela-sela membaca. Misalnya, kita lanjut membaca lagi setelah chapter 1 selesai, kemudian mengambil teh/kopi sejenak sambil meregangkan badan. Ada banyak cara relaksasi yang bisa kita lakukan agar tidak “kelelahan” membaca. Sehingga pengalaman membaca juga lebih asyik.

Baca Juga :  Memaklumkan Ki Hadjar Dewantara sebagai Pahlawan

Stay Away from MEDSOS

Medsos tidak hanya memberikan effect “candu” tetapi juga mengganggu fokus membacamu. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti, “telpon urusan kerjaan”, gangguan eksternal lain “chatting” dan sebagainya, cobalah cari waktu-waktu terbaikmu dalam membaca.

Ketika kita sudah menentukan “waktu terbaik” kita dalam membaca, segala hal yang mengganggu terutama hal-hal eksternal akan kita kesampingankan dahulu. Beri dirimu waktu khusus untuk fokus hanya pada buku yang kamu baca. Tidak harus mematikan smartphone bila dirasa kurang perlu, kamu bisa setting hp pada mode silent sebagai gantinya.

Beri Jeda untuk Bernafas

Tidak hanya bekerja yang butuh relaksasi, Membaca pun juga demikian. Bila kita merasa membutuhkan waktu untuk mencerna intisari buku yang sedang kita baca maka ambil moment untuk berhenti sejenak. Berhenti sejenak akan memberi efek “candu” pada sistem saraf kita, karena tentu saja kita jadi penasaran dengan hal-hal menarik apa yang ada di bagian/chapter selanjutnya.

Jangan lewatkan “moment of experience”-mu dalam membaca, jeda membaca akan memberimu sedikit ruang untuk berimajinasi lebih jauh. Nah, dampaknya apa? tentu saja kamu jadi semakin betah membaca buku lebih lama.

Nah sekian dulu ya sedikit tipsnya, semoga pengalaman membacamu menjadi lebih menyenangkan!